Sebuah keputusan yang telah aku ambil ini tidak akan pernah salah.
Tidak akan menjadi sebuah penyesalan, karena aku tahu bahwa ini lah jalan yang terbaik buat aku dan terutama keluarga yang aku sayangi. Tidak ada lagi hal yang harus ditutupi diantara kami (keluarga). Apalagi harus berbohong pada orang tua terutama mama. Hal paling sulit bagi diri aku senidiri. Biarlah ini berjalan sesuai kehendak Allah. Allah lah yang menentukan mana yang terbaik buat aku dan keluarga. Maaf sekali buat orang-orang yang tersakiti. Tapi ini lah nindy yang masih belom bisa berbuat tegas, belom dewasa, dan plinplan. Aku ingin kembali sebagai seorang nindy yang dulu. Yang tidak memikirkan masalah ‘hati’. Aku ingin bebas seperti apa adanya aku dulu. Tidak ada status apapun untuk mengikat karna kita semua adalah teman. Aku selalu ingat kata-kata mama “Sekarang waktunya kamu untuk mencari teman yang banyak. Jangan sampai ada status khusus di antara pertemanan kalian.”
Kata-kata itu lah yang selalu aku ingat sampai saat ini. Terima kasih mama ku tersayang atas semua pembelajaran yang telah mama berikan. Dede yakin kalo ini pasti akan sangat berguna buat kehidupan kelak. Karna dede yakin semua yang mama berikan kepada anak-anaknya adalah yang terbaik.
Banyak pelajaran dari sini yang dapat aku ambil. Banyak semangat dari orang-orang terdekat yang aku sayangi. Benar apa kata mas Dhany “mending lo jangan pacaran dulu deh, karna pacaran itu gak enak.” Aku semakin yakin kalo mas Dhany lebih berpengalaman tentang hidup daripada aku. Karna dia lah yang lahir duluan. Aku semakin yakin bahwa larangan dari orang-orang yang aku sayang adalah sebuah petunjuk untuk kesuksessan dan kebahagiaan aku kelak. Yakin lah bahwa larangan mereka itu banyak menfaatnya. Selain itu aku senang sekali ada seorang kakak yang selalu mengingatkan aku. Banyak pelajaran yang bisa aku dapat darinya. Kakak rama bilang “Jangan pernah menarik ulur sesuatu. Rubah diri dede agar bisa tegas.” Itu lah kata-kata yang selalu aku ingat darinya. Karna memang benar sekali kalau aku itu bukan seseorang yang memiliki sikap tegas. Karena aku terlalu banyak memiliki rasa kasihan ke orang lain.
Tidak hanya keluarga aku saja, tetapi teman-teman terbaik ku yang selalu mengingatkan aku akan sulitnya hidup. Terimakasih banyak ya teman-teman, tanpa kalian aku tidak akan ada apa-apanya. Terima kasih atas canda tawa dan segalanya yang bisa dijadikan pembalajaran buat aku.
Makasih banyak atas semua pelajaran yang bermanfaat buat aku. Aku tidak tahu bagaimana jadinya jika tidak ada kalian yang terus mengingatkan aku. Sayang selalu orang-orang terdekat aku terutama mama+papa, mas Dhany, ade Chacha, kakak Rama, dan teman-teman yang tidak dapat aku sebutkan satu persatu.
you are become my spirit:*
Tidak akan menjadi sebuah penyesalan, karena aku tahu bahwa ini lah jalan yang terbaik buat aku dan terutama keluarga yang aku sayangi. Tidak ada lagi hal yang harus ditutupi diantara kami (keluarga). Apalagi harus berbohong pada orang tua terutama mama. Hal paling sulit bagi diri aku senidiri. Biarlah ini berjalan sesuai kehendak Allah. Allah lah yang menentukan mana yang terbaik buat aku dan keluarga. Maaf sekali buat orang-orang yang tersakiti. Tapi ini lah nindy yang masih belom bisa berbuat tegas, belom dewasa, dan plinplan. Aku ingin kembali sebagai seorang nindy yang dulu. Yang tidak memikirkan masalah ‘hati’. Aku ingin bebas seperti apa adanya aku dulu. Tidak ada status apapun untuk mengikat karna kita semua adalah teman. Aku selalu ingat kata-kata mama “Sekarang waktunya kamu untuk mencari teman yang banyak. Jangan sampai ada status khusus di antara pertemanan kalian.”
Kata-kata itu lah yang selalu aku ingat sampai saat ini. Terima kasih mama ku tersayang atas semua pembelajaran yang telah mama berikan. Dede yakin kalo ini pasti akan sangat berguna buat kehidupan kelak. Karna dede yakin semua yang mama berikan kepada anak-anaknya adalah yang terbaik.
Banyak pelajaran dari sini yang dapat aku ambil. Banyak semangat dari orang-orang terdekat yang aku sayangi. Benar apa kata mas Dhany “mending lo jangan pacaran dulu deh, karna pacaran itu gak enak.” Aku semakin yakin kalo mas Dhany lebih berpengalaman tentang hidup daripada aku. Karna dia lah yang lahir duluan. Aku semakin yakin bahwa larangan dari orang-orang yang aku sayang adalah sebuah petunjuk untuk kesuksessan dan kebahagiaan aku kelak. Yakin lah bahwa larangan mereka itu banyak menfaatnya. Selain itu aku senang sekali ada seorang kakak yang selalu mengingatkan aku. Banyak pelajaran yang bisa aku dapat darinya. Kakak rama bilang “Jangan pernah menarik ulur sesuatu. Rubah diri dede agar bisa tegas.” Itu lah kata-kata yang selalu aku ingat darinya. Karna memang benar sekali kalau aku itu bukan seseorang yang memiliki sikap tegas. Karena aku terlalu banyak memiliki rasa kasihan ke orang lain.
Tidak hanya keluarga aku saja, tetapi teman-teman terbaik ku yang selalu mengingatkan aku akan sulitnya hidup. Terimakasih banyak ya teman-teman, tanpa kalian aku tidak akan ada apa-apanya. Terima kasih atas canda tawa dan segalanya yang bisa dijadikan pembalajaran buat aku.
Makasih banyak atas semua pelajaran yang bermanfaat buat aku. Aku tidak tahu bagaimana jadinya jika tidak ada kalian yang terus mengingatkan aku. Sayang selalu orang-orang terdekat aku terutama mama+papa, mas Dhany, ade Chacha, kakak Rama, dan teman-teman yang tidak dapat aku sebutkan satu persatu.
you are become my spirit:*